<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-807867974463385343</id><updated>2011-04-21T13:05:59.568-07:00</updated><category term='sejarah'/><category term='penjajahan'/><category term='kesultanan deli'/><category term='kerajaan'/><category term='kesultanan'/><title type='text'>sejarah indonesia</title><subtitle type='html'>Indonesia sebagai bangsa dan sejarah nusantara</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sejarahh.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>husni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12697409181956419651</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_PVdrSBdJg58/STbP1ABn73I/AAAAAAAAABM/bt29c9CmoMM/S220/agung.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>13</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-807867974463385343.post-2805549458760397437</id><published>2008-12-20T09:15:00.000-08:00</published><updated>2008-12-20T09:22:50.293-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesultanan deli'/><title type='text'>Penggabungan dengan Perbaungan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_PVdrSBdJg58/SU0p4I3qmhI/AAAAAAAAAEU/gs1IDd26QGQ/s1600-h/image.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 1px; height: 1px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_PVdrSBdJg58/SU0p4I3qmhI/AAAAAAAAAEU/gs1IDd26QGQ/s400/image.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281923982405835282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kerajaan Serdang berdiri lebih dari dua abad, dari 1723 hingga 1946. Selama periode itu, telah berkuasa 5 orang Sultan. Sultan Serdang I adalah Tuanku Umar, kemudian ia digantikan oleh Tuanku Sultan Ainan Johan Almashah (1767-1817). &lt;br /&gt;Tuanku Sultan Ainan Johan Almashah beristerikan Tuangku Sri Alam, puteri Raja Perbaungan. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masa Sultan Ainan Johan ini, terjadi penyatuan Kerajaan Serdang dan Perbaungan. Ceritanya, sewaktu Raja Perbaungan meninggal dunia, tidak ada orang yang berhak menggantikannya, sebab ia tidak memiliki anak laki-laki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena anak perempuan Raja Perbaungan menikah dengan Sultan Serdang, maka akhirnya, Kerajaan Perbaungan digabung dengan Serdang. Jadi, penggabungan ini berlangsung semata-mata karena adanya hubungan kekerabatan, bukan karena peperangan.[1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putera Ainan Johan Almashah yang tertua, Tuangku Zainal Abidin, diangkat menjadi Tengku Besar. &lt;br /&gt;Suatu ketika ia pergi berperang membantu mertuanya yang sedang terlibat perang saudara merebut tahta Langkat. Dalam peperangan membela mertuanya tersebut, ia terbunuh di Pungai (Langkat) dan digelar Marhom Mangkat di Pungai (1815). &lt;br /&gt;Untuk menggantikan putera mahkota (di Serdang disebut Tengku Besar) yang tewas, maka, adik putera mahkota, yaitu Tuanku Thaf Sinar Basyarshah kemudian diangkat sebagai penggantinya, dengan gelar yang sama: Tengku Besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/807867974463385343-2805549458760397437?l=sejarahh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sejarahh.blogspot.com/feeds/2805549458760397437/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/penggabungan-dengan-perbaungan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/2805549458760397437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/2805549458760397437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/penggabungan-dengan-perbaungan.html' title='Penggabungan dengan Perbaungan'/><author><name>husni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12697409181956419651</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_PVdrSBdJg58/STbP1ABn73I/AAAAAAAAABM/bt29c9CmoMM/S220/agung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_PVdrSBdJg58/SU0p4I3qmhI/AAAAAAAAAEU/gs1IDd26QGQ/s72-c/image.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-807867974463385343.post-417999231043183431</id><published>2008-12-20T09:13:00.000-08:00</published><updated>2008-12-20T09:19:54.746-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesultanan deli'/><title type='text'>Kemelut di tubuh kerajaan Deli</title><content type='html'>Dalam perkembangannya, pada tahun 1723 terjadi kemelut ketika Tuanku Panglima Paderap, Raja Deli ke-3 mangkat. Kemelut ini terjadi karena putera tertua Raja yang seharusnya menggantikannya memiliki cacat di matanya, sehingga tidak bisa menjadi raja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putera nomor 2, Tuanku Pasutan yang sangat berambisi menjadi raja kemudian mengambil alih tahta dan mengusir adiknya, Tuanku Umar bersama ibundanya Permaisuri Tuanku Puan Sampali ke wilayah Serdang.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut adat Melayu, sebenarnya Tuanku Umar yang seharusnya menggantikan ayahnya menjadi Raja Deli, karena ia putera garaha (permaisuri), sementara Tuanku Pasutan hanya dari selir. &lt;br /&gt;Tetapi, karena masih di bawah umur, Tuanku Umar akhirnya tersingkir dari Deli. Untuk menghindari agar tidak terjadi perang saudara, maka 2 Orang Besar Deli, yaitu Raja Urung Sunggal dan Raja Urung Senembal, bersama seorang Raja Urung Batak Timur di wilayah Serdang bagian hulu (Tanjong Merawa), dan seorang pembesar dari Aceh (Kejeruan Lumu), lalu merajakan Tuanku Umar sebagai Raja Serdang pertama tahun 1723. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itu, berdiri Kerajaan Serdang sebagai pecahan dari Kerajaan Deli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/807867974463385343-417999231043183431?l=sejarahh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sejarahh.blogspot.com/feeds/417999231043183431/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/kemelut-di-tubuh-kerajaan-deli.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/417999231043183431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/417999231043183431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/kemelut-di-tubuh-kerajaan-deli.html' title='Kemelut di tubuh kerajaan Deli'/><author><name>husni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12697409181956419651</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_PVdrSBdJg58/STbP1ABn73I/AAAAAAAAABM/bt29c9CmoMM/S220/agung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-807867974463385343.post-6526953072451525205</id><published>2008-12-20T09:09:00.000-08:00</published><updated>2008-12-20T09:19:54.746-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesultanan deli'/><title type='text'>Sejarah</title><content type='html'>Menurut Hikayat Deli, seorang pemuka Aceh bernama Muhammad Dalik berhasil menjadi laksamana dalam Kesultanan Aceh. &lt;br /&gt;Muhammad Dalik, yang kemudian juga dikenal sebagai Gocah Pahlawan dan bergelar Laksamana Khuja Bintan (ada pula sumber yang mengeja Laksamana Kuda Bintan), adalah keturunan dari Amir Muhammad Badar ud-din Khan, seorang bangsawan dari Delhi, India yang menikahi Putri Chandra Dewi, putri Sultan Samudra Pasai.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia dipercaya Sultan Aceh untuk menjadi wakil bekas wilayah Kerajaan Haru yang berpusat di daerah sungai Lalang-Percut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalik mendirikan Kesultanan Deli yang masih di bawah Kesultanan Aceh pada tahun 1630. Setelah Dalik meninggal pada tahun 1653, putranya Tuanku Panglima Perunggit mengambil alih kekuasaan dan pada tahun 1669 mengumumkan memisahkan kerajaannya dari Aceh. Ibu kotanya berada di Labuhan, kira-kira 20 km dari Medan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pertentangan dalam pergantian kekuasaan pada tahun 1720 menyebabkan pecahnya Deli dan dibentuknya Kesultanan Serdang. Setelah itu, Kesultanan Deli sempat direbut Kesultanan Siak Sri Indrapura dan Aceh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1858, Tanah Deli menjadi milik Belanda setelah Sultan Siak, Sharif Ismail, menyerahkan tanah kekuasaannya tersebut kepada mereka. Pada tahun 1861, Kesultanan Deli secara resmi diakui merdeka dari Siak maupun Aceh. &lt;br /&gt;Hal ini menyebabkan Sultan Deli bebas untuk memberikan hak-hak lahan kepada Belanda maupun perusahaan-perusahaan luar negeri lainnya. &lt;br /&gt;Pada masa ini Kesultanan Deli berkembang pesat. Perkembangannya dapat terlihat dari semakin kayanya pihak kesultanan berkat usaha perkebunan terutamanya tembakau dan lain-lain. &lt;br /&gt;Selain itu, beberapa bangunan peninggalan Kesultanan Deli juga menjadi bukti perkembangan daerah ini pada masa itu, misalnya Istana Maimun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesultanan Deli masih tetap eksis hingga kini meski tidak lagi mempunyai kekuatan politik setelah berakhirnya Perang Dunia II dan diproklamasikannya kemerdekaan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/807867974463385343-6526953072451525205?l=sejarahh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sejarahh.blogspot.com/feeds/6526953072451525205/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/sejarah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/6526953072451525205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/6526953072451525205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/sejarah.html' title='Sejarah'/><author><name>husni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12697409181956419651</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_PVdrSBdJg58/STbP1ABn73I/AAAAAAAAABM/bt29c9CmoMM/S220/agung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-807867974463385343.post-2148967124171627133</id><published>2008-12-20T09:06:00.000-08:00</published><updated>2008-12-20T09:19:54.746-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesultanan deli'/><title type='text'>Daftar Sultan-sultan Deli</title><content type='html'>1. Tuanku Panglima Gocah Pahlawan 1632-1669&lt;br /&gt;   2. Tuanku Panglima Parunggit 1669-1698&lt;br /&gt;   3. Tuanku Panglima Padrap 1698-1728&lt;br /&gt;   4. Tuanku Panglima Pasutan 1728-1761&lt;br /&gt;   5. Tuanku Panglima Gandar Wahid 1761-1805&lt;br /&gt;   6. Sultan Amaluddin Mangendar 1805-1850&lt;br /&gt;   7. Sultan Osman Perkasa Alam Shah 1850-1858&lt;br /&gt;   8. Sultan Mahmud Al Rasyid 1858-1873&lt;br /&gt;   9. Sultan Ma'moen Al Rasyid 1873-1924&lt;br /&gt;  10. Sultan Amaluddin Al Sani Perkasa Alamsyah 1924-1945&lt;br /&gt;  11. Sultan Osman Al Sani Perkasa Alamsyah 1945-1967&lt;br /&gt;  12. Sultan Azmy Perkasa Alam Alhaj 1967-1998&lt;br /&gt;  13. Sultan Otteman Mahmud Perkasa Alam 5 Mei 1998–21 Juli 2005&lt;br /&gt;  14. Sultan Mahmud Lamanjiji Perkasa Alam 22 Juli 2005–saat ini&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/807867974463385343-2148967124171627133?l=sejarahh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sejarahh.blogspot.com/feeds/2148967124171627133/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/daftar-sultan-sultan-deli.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/2148967124171627133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/2148967124171627133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/daftar-sultan-sultan-deli.html' title='Daftar Sultan-sultan Deli'/><author><name>husni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12697409181956419651</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_PVdrSBdJg58/STbP1ABn73I/AAAAAAAAABM/bt29c9CmoMM/S220/agung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-807867974463385343.post-8820339808139603890</id><published>2008-12-20T08:42:00.001-08:00</published><updated>2008-12-20T08:49:04.650-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesultanan'/><title type='text'>Utsmaniyah Turki</title><content type='html'>Pada masa Iskandar Muda, Kerajaan Aceh mengirim utusannya untuk menghadap Sultan Utsmaniyah yang berkedudukan di Konstantinopel. Karena saat itu Sultan Utsmaniyah sedang gering maka utusan Kerajaan Aceh terluntang-lantung demikian lamanya sehingga mereka harus menjual sedikit demi sedikit hadiah persembahan untuk kelangsungan hidup mereka.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pada akhirnya ketika mereka diterima oleh sang Sultan, persembahan mereka hanya tinggal Lada Sicupak atau Lada sekarung. Namun sang Sultan menyambut baik hadiah itu dan mengirimkan sebuah meriam dan beberapa orang yang cakap dalam ilmu perang untuk membantu kerajaan Aceh. Meriam tersebut pula masih ada hingga kini dikenal dengan nama Meriam Lada Sicupak. Pada masa selanjutnya Sultan Ottoman mengirimkan sebuah bintang jasa kepada Sultan Aceh.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/807867974463385343-8820339808139603890?l=sejarahh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sejarahh.blogspot.com/feeds/8820339808139603890/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/utsmaniyah-turki.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/8820339808139603890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/8820339808139603890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/utsmaniyah-turki.html' title='Utsmaniyah Turki'/><author><name>husni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12697409181956419651</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_PVdrSBdJg58/STbP1ABn73I/AAAAAAAAABM/bt29c9CmoMM/S220/agung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-807867974463385343.post-9167926673238464168</id><published>2008-12-20T08:35:00.000-08:00</published><updated>2008-12-20T09:06:17.602-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesultanan'/><title type='text'>Iskandar Muda dari Aceh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_PVdrSBdJg58/SU0l8Mc_CcI/AAAAAAAAAEE/jszVNg6P-Wo/s1600-h/Gunongan.gif"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 191px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_PVdrSBdJg58/SU0l8Mc_CcI/AAAAAAAAAEE/jszVNg6P-Wo/s320/Gunongan.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281919654040635842" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sultan Iskandar Muda (Aceh, 1593 atau 1590 – 27 Desember 1636) merupakan sultan yang paling besar dalam masa Kesultanan Aceh, yang berkuasa dari tahun 1607 sampai 1636. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aceh mencapai kejayaannya pada masa kepemimpinan Iskandar Muda, dimana daerah kekuasaannya yang semakin besar dan reputasi internasional sebagai pusat dari perdagangan dan pembelajaran tentang Islam.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga dan masa kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asal usul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pihak leluhur ibu, Iskandar Muda adalah keturunan dari Raja Darul-Kamal, dan dari pihak leluhur ayah merupakan keturunan dari keluarga Raja Makota Alam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Darul-Kamal dan Makota Alam dikatakan dahulunya merupakan dua tempat pemukiman bertetangga (yang terpisah oleh sungai) dan yang gabungannya merupakan asal mula Aceh Darussalam. &lt;br /&gt;Iskandar Muda seorang diri mewakili kedua cabang itu, yang berhak sepenuhnya menuntut takhta.&lt;br /&gt;Ibunya, bernama Putri Raja Indra Bangsa, yang juga dinamai Paduka Syah Alam, adalah anak dari Sultan Alauddin Riayat Syah, Sultan Aceh ke-10; dimana sultan ini adalah putra dari Sultan Firman Syah, dan Sultan Firman Syah adalah anak atau cucu (menurut Djajadiningrat) Sultan Inayat Syah, Raja Darul-Kamal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri Raja Indra Bangsa menikah dengan upacara besar-besaran dengan Sultan Mansur Syah, putra dari Sultan Abdul-Jalil, dimana Abdul-Jalil adalah putra dari Sultan Alauddin Riayat Syah al-Kahhar, Sultan Aceh ke-3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sri Sultan Iskandar Muda kemudian menikah dengan seorang Putri dari Kesultanan Pahang. &lt;br /&gt;Putri ini dikenal dengan nama Putroe Phang. &lt;br /&gt;Konon, karena terlalu cintanya sang Sultan dengan istrinya, Sultan memerintahkan pembangunan Gunongan di tengah Medan Khayali (Taman Istana) sebagai tanda cintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabarnya, sang puteri selalu sedih karena memendam rindu yang amat sangat terhadap kampung halamannya yang berbukit-bukit. Oleh karena itu Sultan membangun Gunongan untuk mengubati rindu sang puteri. &lt;br /&gt;Hingga saat ini Gunongan masih dapat disaksikan dan dikunjungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa kekuasaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa kekuasaan Sultan Iskandar Muda yang dimulai pada tahun 1607 sampai 1636, merupakan masa paling gemilang bagi Kesultanan Aceh, walaupun disisi lain kontrol ketat yang dilakukan oleh Iskandar Muda, menyebabkan banyak pemberontakan di kemudian hari setelah mangkatnya Sultan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aceh merupakan negeri yang amat kaya dan makmur pada masa kejayaannya. Menurut seorang penjelajah asal Perancis yang tiba pada masa kejayaan Aceh di zaman Sultan Iskandar Muda Meukuta Perkasa Alam, kekuasaan Aceh mencapai pesisir barat Minangkabau. Kekuasaan Aceh pula meliputi hingga Perak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Iskandar Muda mulai berkuasa pada tahun 1607, ia segera melakukan ekspedisi angkatan laut yang menyebabkan ia mendapatkan kontrol yang efektif di daerah barat laut Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendali kerajaan terlaksana dengan lancar di semua pelabuhan penting di pantai barat Sumatra dan di pantai timur, sampai ke Asahan di selatan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pelayaran penaklukannya dilancarkan sampai jauh ke Penang, di pantai timur Semenanjung Melayu, dan pedagang asing dipaksa untuk tunduk kepadanya. Kerajaannya kaya raya, dan menjadi pusat ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Iskandar_Muda_dari_Aceh&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/807867974463385343-9167926673238464168?l=sejarahh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sejarahh.blogspot.com/feeds/9167926673238464168/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/iskandar-muda-dari-aceh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/9167926673238464168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/9167926673238464168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/iskandar-muda-dari-aceh.html' title='Iskandar Muda dari Aceh'/><author><name>husni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12697409181956419651</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_PVdrSBdJg58/STbP1ABn73I/AAAAAAAAABM/bt29c9CmoMM/S220/agung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_PVdrSBdJg58/SU0l8Mc_CcI/AAAAAAAAAEE/jszVNg6P-Wo/s72-c/Gunongan.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-807867974463385343.post-3769661276262959420</id><published>2008-12-20T08:33:00.000-08:00</published><updated>2008-12-20T08:49:31.356-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penjajahan'/><title type='text'>Zaman VOC</title><content type='html'>Vereenigde Oostindische Compagnie (Perserikatan Perusahaan Hindia Timur) atau VOC yang didirikan pada tanggal 20 Maret 1602 adalah perusahaan Belanda yang memiliki monopoli untuk aktivitas perdagangan di Asia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebut Hindia Timur karena ada pula VOC yang merupakan perserikatan dagang Hindia Barat. Perusahaan ini dianggap sebagai perusahaan pertama yang mengeluarkan pembagian saham.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun sebenarnya VOC merupakan sebuah badan dagang saja, tetapi badan dagang ini istimewa karena didukung oleh negara dan diberi fasilitas-fasilitas sendiri yang istimewa. Misalkan VOC boleh memiliki tentara dan boleh bernegosiasi dengan negara-negara lain. Bisa dikatakan VOC adalah negara dalam negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VOC terdiri 6 Bagian (Kamers) di Amsterdam, Middelburg (untuk Zeeland), Enkhuizen, Delft, Hoorn dan Rotterdam. Delegasi dari ruang ini berkumpul sebagai Heeren XVII (XVII Tuan-Tuan). Kamers menyumbangkan delegasi ke dalam tujuh belas sesuai dengan proporsi modal yang mereka bayarkan; delegasi Amsterdam berjumlah delapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia VOC memiliki sebutan populer Kompeni atau Kumpeni. Istilah ini diambil dari kata compagnie dalam nama lengkap perusahaan tersebut dalam bahasa Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/807867974463385343-3769661276262959420?l=sejarahh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sejarahh.blogspot.com/feeds/3769661276262959420/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/zaman-voc.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/3769661276262959420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/3769661276262959420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/zaman-voc.html' title='Zaman VOC'/><author><name>husni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12697409181956419651</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_PVdrSBdJg58/STbP1ABn73I/AAAAAAAAABM/bt29c9CmoMM/S220/agung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-807867974463385343.post-8449059639217311822</id><published>2008-12-20T08:25:00.000-08:00</published><updated>2008-12-20T08:49:31.356-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penjajahan'/><title type='text'>Era kolonial</title><content type='html'>Keahlian bangsa Portugis dalam navigasi, pembuatan kapal dan persenjataan memungkinkan mereka untuk melakukan ekspedisi eksplorasi dan ekspansi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimulai dengan ekspedisi eksplorasi yang dikirim dari Malaka yang baru ditaklukkan dalam tahun 1512, bangsa Portugis merupakan bangsa Eropa pertama yang tiba di kepulauan yang sekarang menjadi Indonesia, dan mencoba untuk menguasai sumber rempah-rempah yang berharga [1] dan untuk memperluas usaha misionaris Katolik Roma. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya pertama Portugis untuk menguasai kepulauan Indonesia adalah dengan menyambut tawaran kerjasama dari Kerajaan Sunda.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal abad ke-16, pelabuhan-pelabuhan perdagangan penting di pantai utara Pulau Jawa sudah dikuasai oleh Kesultanan Demak, termasuk dua pelabuhan Kerajaan Sunda yaitu Banten dan Cirebon. &lt;br /&gt;Khawatir peran pelabuhan Sunda Kelapa semakin lemah, raja Sunda, Sri Baduga (Prabu Siliwangi) mencari bantuan untuk menjamin kelangsungan pelabuhan utama kerajaannya itu. Pilihan jatuh ke Portugis, penguasa Malaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, pada tahun 1512 dan 1521, Sri Baduga mengutus putra mahkota, Surawisesa, ke Malaka untuk meminta Portugis menandatangani perjanjian dagang, terutama lada, serta memberi hak membangun benteng di Sunda Kelapa.[2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1522, pihak Portugis siap membentuk koalisi dengan Sunda untuk memperoleh akses perdagangan lada yang menguntungkan. Tahun tersebut bertepatan dengan diselesaikan penjelajahan dunia oleh Magellan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komandan benteng Malaka pada saat itu adalah Jorge de Albuquerque. &lt;br /&gt;Tahun itu pula dia mengirim sebuah kapal, São Sebastião, di bawah komandan Kapten Enrique Leme, ke Sunda Kalapa disertai dengan barang-barang berharga untuk dipersembahkan kepada raja Sunda. &lt;br /&gt;Dua sumber tertulis menggambarkan akhir dari perjanjian tersebut secara terperinci. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama adalah dokumen asli Portugis yang berasal dari tahun 1522 yang berisi naskah perjanjian dan tandatangan para saksi, dan yang kedua adalah laporan kejadian yang disampaikan oleh João de Barros dalam bukunya "Da Asia", yang dicetak tidak lama sebelum tahun 1777/78.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut sumber-sumber sejarah ini, raja Sunda menyambut hangat kedatangan orang Portugis. Saat itu Prabu Surawisesa telah naik tahta menggantikan ayahandanya dan Barros memanggilnya "raja Samio". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja Sunda sepakat dengan perjanjian persahabatan dengan raja Portugal dan memutuskan untuk memberikan tanah di mulut Ciliwung sebagai tempat berlabuh kapal-kapal Portugis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, raja Sunda berjanji jika pembangunan benteng sudah dimulai maka beliau akan menyumbangkan seribu karung lada kepada Portugis. Dokumen kontrak tersebut dibuat rangkap dua, satu salinan untuk raja Sunda dan satu lagi untuk raja Portugal; keduanya ditandatangani pada tanggal 21 Agustus 1522.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dokumen perjanjian, saksi dari Kerajaan Sunda adalah Padam Tumungo, Samgydepaty, e outre Benegar e easy o xabandar, maksudnya adalah "Yang Dipertuan Tumenggung, Sang Adipati, Bendahara dan Syahbandar Sunda Kelapa". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saksi dari pihak Portugis, seperti dilaporkan sejarawan Porto bernama João de Barros, ada delapan orang. Saksi dari Kerajaan Sunda tidak menandatangani dokumen, mereka melegalisasinya dengan adat istiadat melalui "selamatan". Sekarang, satu salinan perjanjian ini tersimpan di Museum Nasional Republik Indonesia, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari penandatangan perjanjian tersebut, beberapa bangsawan Kerajaan Sunda bersama Enrique Leme dan rombongannya pergi ke tanah yang akan menjadi tempat benteng pertahanan di mulut Ci Liwung. Mereka mendirikan prasasti, yang disebut Luso-Sundanese padrão, di daerah yang sekarang menjadi Kelurahan Tugu di Jakarta Utara. Adalah merupakan kebiasaan bangsa Portugis untuk mendirikan padrao saat mereka menemukan tanah baru. Padrao tersebut sekarang disimpan di Museum Nasional Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Portugis gagal untuk memenuhi janjinya untuk kembali ke Sunda Kalapa pada tahun berikutnya untuk membangun benteng dikarenakan adanya masalah di Goa/India.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjanjian inilah yang memicu serangan tentara Kesultanan Demak ke Sunda Kelapa pada tahun 1527 dan berhasil mengusir orang Portugis dari Sunda Kelapa pada tanggal 22 Juni 1527. Tanggal ini di kemudian hari dijadikan hari berdirinya Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagal menguasai pulau Jawa, bangsa Portugis mengalihkan perhatian ke arah timur yaitu ke Maluku. Melalui penaklukan militer dan persekutuan dengan para pemimpin lokal, bangsa Portugis mendirikan pelabuhan dagang, benteng, dan misi-misi di Indonesia bagian timur termasuk pulau-pulau Ternate, Ambon, dan Solor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, minat kegiatan misionaris bangsa Portugis terjadi pada pertengahan abad ke-16, setelah usaha penaklukan militer di kepulauan ini berhenti dan minat mereka beralih kepada Jepang, Makao dan Cina; serta gula di Brazil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran Portugis di Indonesia terbatas pada Solor, Flores dan Timor Portugis setelah mereka mengalami kekalahan dalam tahun 1575 di Ternate, dan setelah penaklukan Belanda atas Ambon, Maluku Utara dan Banda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh Portugis terhadap budaya Indonesia relatif kecil: sejumlah nama marga Portugis pada masyarakat keturunan Portugis di Tugu, Jakarta Utara, musik keroncong, dan nama keluarga di Indonesia bagian timur seperti da Costa, Dias, de Fretes, Gonsalves, Queljo, dll. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bahasa Indonesia juga terdapat sejumlah kata pinjaman dari bahasa Portugis, seperti sinyo, nona, kemeja, jendela, sabun, keju, dll.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/807867974463385343-8449059639217311822?l=sejarahh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sejarahh.blogspot.com/feeds/8449059639217311822/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/era-kolonial.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/8449059639217311822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/8449059639217311822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/era-kolonial.html' title='Era kolonial'/><author><name>husni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12697409181956419651</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_PVdrSBdJg58/STbP1ABn73I/AAAAAAAAABM/bt29c9CmoMM/S220/agung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-807867974463385343.post-4142654277808859526</id><published>2008-12-20T08:20:00.000-08:00</published><updated>2008-12-20T08:49:50.741-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kerajaan'/><title type='text'>Kerajaan Islam</title><content type='html'>Islam sebagai sebuah pemerintahan hadir di Indonesia sekitar abad ke-12, namun sebenarnya Islam sudah sudah masuk ke Indonesia pada abad 7 Masehi. Saat itu sudah ada jalur pelayaran yang ramai dan bersifat internasional melalui Selat Malaka yang menghubungkan Dinasti Tang di Cina, Sriwijaya di Asia Tenggara dan Bani umayyah di Asia Barat sejak abad 7&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut sumber-sumber Cina menjelang akhir perempatan ketiga abad 7, seorang pedagang Arab menjadi pemimpin pemukiman Arab muslim di pesisir pantai Sumatera. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam pun memberikan pengaruh kepada institusi politik yang ada. Hal ini nampak pada Tahun 100 H (718 M) Raja Sriwijaya Jambi yang bernama Srindravarman mengirim surat kepada Khalifah ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz dari Khilafah Bani Umayah meminta dikirimkan da`i yang bisa menjelaskan Islam kepadanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat itu berbunyi: “Dari Raja di Raja yang adalah keturunan seribu raja, yang isterinya juga cucu seribu raja, yang di dalam kandang binatangnya terdapat seribu gajah, yang di wilayahnya terdapat dua sungai yang mengairi pohon gaharu, bumbu-bumbu wewangian, pala dan kapur barus yang semerbak wanginya hingga menjangkau jarak 12 mil, kepada Raja Arab yang tidak menyekutukan tuhan-tuhan lain dengan Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya telah mengirimkan kepada anda hadiah, yang sebenarnya merupakan hadiah yang tak begitu banyak, tetapi sekedar tanda persahabatan. &lt;br /&gt;Saya ingin Anda mengirimkan kepada saya seseorang yang dapat mengajarkan Islam kepada saya dan menjelaskan kepada saya tentang hukum-hukumnya.” Dua tahun kemudian, yakni tahun 720 M, Raja Srindravarman, yang semula Hindu, masuk Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sriwijaya Jambi pun dikenal dengan nama Sribuza Islam. Sayang, pada tahun 730 M Sriwijaya Jambi ditawan oleh Sriwijaya Palembang yang masih menganut Budha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam terus mengokoh menjadi institusi politik yang mengemban Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, sebuah kesultanan Islam bernama Kesultanan Peureulak didirikan pada 1 Muharram 225H atau 12 November tahun 839M. &lt;br /&gt;Contoh lain adalah Kerajaan Ternate. &lt;br /&gt;Islam masuk ke kerajaan di kepulauan Maluku ini tahun 1440. &lt;br /&gt;Rajanya seorang Muslim bernama Bayang Ullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesultanan Islam kemudian semikin menyebarkan ajaran-ajarannya ke penduduk dan melalui pembauran, menggantikan Hindu sebagai kepercayaan utama pada akhir abad ke-16 di Jawa dan Sumatra. &lt;br /&gt;Hanya Bali yang tetap mempertahankan mayoritas Hindu. Di kepulauan-kepulauan di timur, rohaniawan-rohaniawan Kristen dan Islam diketahui sudah aktif pada abad ke-16 dan 17, dan saat ini ada mayoritas yang besar dari kedua agama di kepulauan-kepulauan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebaran Islam dilakukan/didorong melalui hubungan perdagangan di luar Nusantara;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; hal ini, karena para penyebar dakwah atau mubaligh merupakan utusan dari pemerintahan islam yg datang dari luar Indonesia, maka untuk menghidupi diri dan keluarga mereka, para mubaligh ini bekerja melalui cara berdagang, para mubaligh inipun menyebarkan Islam kepada para pedagang dari penduduk asli, hingga para pedagang ini memeluk Islam dan meyebarkan pula ke penduduk lainnya, karena umumnya pedagang dan ahli kerajaan/kesultanan lah yang pertama mengadopsi agama baru tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesultanan/Kerajaan penting termasuk Samudra Pasai, Kesultanan Banten yang menjalin hubungan diplomatik dengan negara-negara Eropa, Kerajaan Mataram di Yogja / Jawa Tengah, dan Kesultanan Ternate dan Kesultanan Tidore di Maluku di timur.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/807867974463385343-4142654277808859526?l=sejarahh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sejarahh.blogspot.com/feeds/4142654277808859526/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/kerajaan-islam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/4142654277808859526'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/4142654277808859526'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/kerajaan-islam.html' title='Kerajaan Islam'/><author><name>husni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12697409181956419651</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_PVdrSBdJg58/STbP1ABn73I/AAAAAAAAABM/bt29c9CmoMM/S220/agung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-807867974463385343.post-5512585003626842543</id><published>2008-12-20T08:18:00.000-08:00</published><updated>2008-12-20T08:49:50.742-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kerajaan'/><title type='text'>Kerajaan Hindu-Buddha</title><content type='html'>Pada abad ke-4 hingga abad ke-7 di wilayah Jawa Barat terdapat kerajaan bercorak Hindu-Budha yaitu kerajaan Tarumanagara yang dilanjutkan dengan Kerajaan Sunda sampai abad ke-16.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa abad ke-7 hingga abad ke-14, kerajaan Buddha Sriwijaya berkembang pesat di Sumatra. Penjelajah Tiongkok I Ching mengunjungi ibukotanya Palembang sekitar tahun 670. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada puncak kejayaannya, Sriwijaya menguasai daerah sejauh Jawa Barat dan Semenanjung Melayu. Abad ke-14 juga menjadi saksi bangkitnya sebuah kerajaan Hindu di Jawa Timur, Majapahit. &lt;br /&gt;Patih Majapahit antara tahun 1331 hingga 1364, Gajah Mada berhasil memperoleh kekuasaan atas wilayah yang kini sebagian besarnya adalah Indonesia beserta hampir seluruh Semenanjung Melayu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warisan dari masa Gajah Mada termasuk kodifikasi hukum dan dalam kebudayaan Jawa, seperti yang terlihat dalam wiracarita Ramayana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/807867974463385343-5512585003626842543?l=sejarahh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sejarahh.blogspot.com/feeds/5512585003626842543/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/kerajaan-hindu-buddha.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/5512585003626842543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/5512585003626842543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/kerajaan-hindu-buddha.html' title='Kerajaan Hindu-Buddha'/><author><name>husni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12697409181956419651</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_PVdrSBdJg58/STbP1ABn73I/AAAAAAAAABM/bt29c9CmoMM/S220/agung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-807867974463385343.post-220282263667852270</id><published>2008-12-20T08:17:00.000-08:00</published><updated>2008-12-20T08:50:10.487-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sejarah'/><title type='text'>Sejarah awal</title><content type='html'>Para cendekiawan India telah menulis tentang Dwipantara atau kerajaan Hindu Jawa Dwipa di pulau Jawa dan Sumatra sekitar 200 SM. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Bukti fisik awal yang menyebutkan tanggal adalah dari abad ke-5 mengenai dua kerajaan bercorak Hinduisme: Kerajaan Tarumanagara menguasai Jawa Barat dan Kerajaan Kutai di pesisir Sungai Mahakam, Kalimantan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 425 agama Buddha telah mencapai wilayah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat Eropa memasuki masa Renaisans, Nusantara telah mempunyai warisan peradaban berusia ribuan tahun dengan dua kerajaan besar yaitu Sriwijaya di Sumatra dan Majapahit di Jawa, ditambah dengan puluhan kerajaan kecil yang sering kali menjadi vazal tetangganya yang lebih kuat atau saling terhubung dalam semacam ikatan perdagangan (seperti di Maluku).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/807867974463385343-220282263667852270?l=sejarahh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sejarahh.blogspot.com/feeds/220282263667852270/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/sejarah-awal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/220282263667852270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/220282263667852270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/sejarah-awal.html' title='Sejarah awal'/><author><name>husni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12697409181956419651</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_PVdrSBdJg58/STbP1ABn73I/AAAAAAAAABM/bt29c9CmoMM/S220/agung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-807867974463385343.post-8887270243854067008</id><published>2008-12-20T08:14:00.000-08:00</published><updated>2008-12-20T08:50:10.488-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sejarah'/><title type='text'></title><content type='html'>Sejarah Indonesia meliputi suatu rentang waktu yang sangat panjang yang dimulai sejak zaman prasejarah oleh "Manusia Jawa" pada masa sekitar 500.000 tahun yang lalu.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Periode dalam sejarah Indonesia dapat dibagi menjadi lima era: era pra kolonial, munculnya kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha serta Islam di Jawa dan Sumatera yang terutama mengandalkan perdagangan; era kolonial, masuknya orang-orang Eropa (terutama Belanda) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang menginginkan rempah-rempah mengakibatkan penjajahan oleh Belanda selama sekitar 3,5 abad antara awal abad ke-17 hingga pertengahan abad ke-20;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; era kemerdekaan, pasca Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (1945) sampai jatuhnya Soekarno (1966); era Orde Baru, 32 tahun masa pemerintahan Soeharto (1966–1998); serta era reformasi yang berlangsung sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/807867974463385343-8887270243854067008?l=sejarahh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sejarahh.blogspot.com/feeds/8887270243854067008/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/sejarah-indonesia-meliputi-suatu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/8887270243854067008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/8887270243854067008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/sejarah-indonesia-meliputi-suatu.html' title=''/><author><name>husni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12697409181956419651</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_PVdrSBdJg58/STbP1ABn73I/AAAAAAAAABM/bt29c9CmoMM/S220/agung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-807867974463385343.post-3187424060378856889</id><published>2008-12-20T08:13:00.001-08:00</published><updated>2008-12-20T08:13:35.875-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Type your summary here&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Type rest of the post here&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/807867974463385343-3187424060378856889?l=sejarahh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sejarahh.blogspot.com/feeds/3187424060378856889/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/type-your-summary-here-type-rest-of.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/3187424060378856889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/807867974463385343/posts/default/3187424060378856889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sejarahh.blogspot.com/2008/12/type-your-summary-here-type-rest-of.html' title=''/><author><name>husni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12697409181956419651</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_PVdrSBdJg58/STbP1ABn73I/AAAAAAAAABM/bt29c9CmoMM/S220/agung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
